Pokemon Company Tancap Gas Usir Game Tiruan, Kantongi Ganti Rugi Rp 2,3 Miliar

Gak main-main! Pokemon Company baru saja mencatat kemenangan gemilang melawan game tiruan Pocket Monster Remake yang sempat viral awal tahun ini. Setelah proses hukum alot selama 8 bulan, pengembang game tersebut akhirnya setuju membayar ganti rugi Rp 2,3 miliar sekaligus menghapus game kontroversial itu dari semua platform.

Clone yang Bikin Fans Geram

Sejak rilis Januari lalu, Pocket Monster Remake langsung kebanjiran kritik. Game ini disebut “kopi tempel” habis-habisan dari franchise Pokemon, mulai dari desain karakter, mekanika turn-based battle, sampai nama-nama creature yang cuma beda huruf vokal. Yang bikin emosi, game ini malah pamer fitur “open world” yang justru belum ada di game resmi Pokemon!

“Kami menemukan 89% aset visual merupakan duplikasi tidak sah dari karya kami,” tegas Junichi Masuda dalam konferensi pers (25/5). Wakil presiden The Pokemon Company ini juga membongkar trik kotor developer nakal: memakai nama samaran “PokeGo Studio” untuk mengelabui fans.

Gugatan Super Ketat

Proses hukum kali ini jadi pelajaran buat developer nakal. Selain wajib bayar denda, pengembang Pocket Monster Remake harus:

  1. Menghapus semua tautan unduhan dalam 24 jam
  2. Serahkan kode sumber ke Pokemon Company
  3. Pasang permintaan maaf selama 30 hari di situs resmi

Yang bikin netizen tepuk tangan? Pokemon Company akan alihkan seluruh ganti rugi ke program bug bounty untuk memperkuat keamanan IP mereka. “Ini langkah progresif untuk melindungi kreativitas di industri game,” puji Regina T., pengamat hukum digital.

Komunitas: “Jangan Macam-Macam Sama Nostalgia!”

Di Twitter, tagar #RespectOriginal langsung menembus 1,2 juta tweet. Banyak fans membagikan meme perbandingan desain karakter yang mirip “kembar identik”. “Kalau mau bikin game monster, kreatif dong! Jangan cuma jiplak nostalgia orang,” cetus @ArdiTrainer, youtuber gaming dengan 500k subscriber.

Tapi ada juga yang mempertanyakan: “Kenapa baru sekarang bertindak? Padahal game clone seperti ini sudah ada sejak era mobile legend Pokemon GO,” tulis salah satu komentar di Reddit.

Langkah Preventif Mulai Dikerahkan

Kabarnya, Pokemon Company sudah siapkan tim khusus copyright strike dengan AI canggih. Sistem ini bisa deteksi kemiripan aset game hanya dalam 0,3 detik! Mereka juga buka kanal pelaporan khusus untuk fans yang menemukan game tiruan.

So, buat kalian pengembang indie: inovasi itu penting, tapi jangan sampai kebablasan main kloning begitu saja. Urusan hak cipta di era digital ini ternyata… no joke!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

404 Not Found
404
Sorry, the page you visited does not exist.
It may be that the access link is wrong or the file does not exist.